Senin, 26 Januari 2015.

Entah kenapa ya ga pulang rumah…  (mungkin berantem sama istri …. he he he)
Atau ga boleh pulang sama istri,  kali ya …. (saya juga ga inget lagi tuh …)

Akhirnya tidur dikantor (markas CEPA), saat itu waktu menunjukkan 01.17 wib. Tidur di Sofa markas CEPA bangun pagi-pagi seperti biasa, sekitar 05.55 wib terus ke toilet buang air kecil, keluar toilet dan sudah mulai terasa sedikit kaki kanan kesemutan, disusul tangan kanan.

Eqbal stroke 2
Fikiran melayang yang bukan-bukan …. ketika pegang gelas air putih mulai kesulitan dan hampir tumpah, …

Dicoba jalan mondar-mandir ruangan kantor juga terasa semakin berat fungsi kaki kanan … kenapa ya ? bertanya-tanya sendiri ?! tapi kadang-kadang kembali normal lagi ..?!!

Kolonel Nano (komandan Markas) menghampiri menanyakan “pak mau sarapan apa pak ?” pilihan menu sarapan biasanya lontong sayur, nasi uduk, kue2 atau jajan pasar dan bubur ayam. Pilihan sarapan saya jatuhkan ke bubur ayam dengan sedikit ayam + secangkir milo + segelas air putih.

Sambil nunggu sarapan pagi datang, saya masih sempat browsing di internet ‘gejala stroke dan stroke ringan’ (fikiran saya sudah melayang kemana-mana dengan kecemasan). Hampir bersamaan dengan pesanan sarapan bubur ayam datang, datang juga tamu EO (Event Organizer) golf turnament. Terima tamu sambil sarapan bubur ayam sekitar jam 09.40 wib. Sekitar jam 12.15 wib tamu pamitan pulang, terasa ga enak badan, tubuh bagian kanan mulai terasa tidak seperti biasanya. Kondisi ini saya bawa tiduran disofa sambil mikir ini kenapa ya ?!

Belum juga tiduran lama, datang tamu (Duenno), membuat saya terbangun sekitar jam 13.45, kemudian setengah jam berikutnya datang Supra Silitonga. Ngobrol-ngobrol dengan Duenno dan Supra, sempat saya sampaikan keluhan bahwa kaki kanan susah digerakkan. Mereka menyarankan untuk segera dibawa periksa ke dokter, tapi saya menolak karena masih berharap hilang atau pulih dengan sendiri nya. Bahkan sempat minta carikan jarum untuk tusuk dijari ‘atasi pertolongan pertama terhadap stroke’ (teringat sebuah artikel kesehatan yang saya sadur/copas dari web lain). Setelah kolonel Nano sudah mendapatkan jarum, saya coba tusuk ke jari ujung ibu jari, tapi darah ga keluar (karena tusuknya takut-takut dan pelan-pelan) … hihihihiiii

Sekitar jam 16.40, akhirnya saya putuskan untuk jalan kaki (ditemani denga Duenno & Nano), turun tangga kantor, menyebrang jalan Dewi Sartika yang padat dengan kendaraan lalu lalang menuju Apotik K24, anehnya begitu sampai di poliklinik tersebut, kaki kanan malah ga bisa digerakkan sama sekali, sehingga saya dibawa ke ruang periksa dokter dengan digotong !! ketika diperiksa dokter dan dinterview oleh dokter jaga di apotik K24,  dokter yang periksa menyimpulkan saya kena ‘Stroke’ (langsung hilang fikiran sejenak, membayangkan tidak pernah bisa main golf lagi ….!!) dan dokter memberikan surat rujukan supaya dibawa ke RS terdekat.

Perawat RSPON
Para perawat RSPON yang dengan senang hati merawat pasien-nya

Setelah itu saya dibawa ke RSPON (Rumah Sakit Pusat Otak Nasional), selama 3 hari dirawat dengan segala pemeriksaan, dan …. seterusnya, ………….

Eqbal RSPONEqbal RSPON & mbak luluk
Alhamdulillah, .. Ya Allah.

Telah Engkau sembuhkan aku dari sakit ku, yang lemas, lumpuh, diem dan tiada berdaya.
Telah Engkau ingetkan diriku dari kekuasanMu yang tidak ada satupun yang bisa menolak jika Engkau berkehendak
Telah Engkau beri aku harapan baru lagi untuk mengabdi buat bangsa & negara ini
Terimakasih Engkau telah mengabulkan doa istri, anak, saudara, handai taulan dan rekan2 semua
Ini semua serasa mimpi mati di siang hari, di RSPON (Rumah Sakit Pusat Otak Nasional)
Subhanallah ..
Tidak Ada Daya & Kekuatan Kecuali Dengan Pertolongan Mu ya Allah

Pesan Sponsor CEPAmagz.com :
Ingetlah sakit diwaktu masih sehat
Kalaupun sakit tetaplah tersenyum
Sehat itu bagian dari nikmat dari Allah, Sakit itu juga bisa kasih sayang Allah

Pastikan anda jangan kemana-mana tetap bersama di cepamagz.com, semua tentang tip CEPA sehat dan bagaimana cara meraih hidup sehat akan dikulas secara tajam satu persatu, bersama para selibritis CEPA Beyond Golf Community. (Eqb)
Minggu, 01 Februari 2015, pukul : 07.30 wib
Eqbal-PSP

www.cepamagz.com